Pigeon necklace part 3 -kyuhyun side-


“hmmm… magnae SNSD. Tunggu, namanya seohyun bukan?” Soohwa menebak. Dari mana ia tahu? Aku belum memberitahunya nama yeojachinguku. Oh iya, aku lupa lagi. Kyuhyun pabo. Dia kan adik Mr56inji hyung. Sunbaeku di SM ent.

“wah kau hebat. Bagaimana kau bisa mengetahuinya? Apalagi kau baru pulang dari Kanada. Seandainyapun minji hyung memberitahumu, aku kurang yakin kau dapat menghapalnya.” Puji sungmin hyung.

“hyung, kau lupa? Dia yeoja yang cerdas. Dia dapat menyingkat masa smp, sma, dan kuliahnya. Sekarang saja dia sudah sarjana.” Aku membeberkan fakta yang dulu kuceritakan pada sungmin hyung.

“ah, mianhae. Aku lupa. Ya sudah. Ppali, kita harus cepat.” Kami segera berlari ke mobil. Aku kembali menjadi supir. Hiks, sedihnya.

Sesampainya di SBS

“kalian darimana? Cepat ganti baju dan touch up” eetuek hyung memarahi kami dan ketika ia melihat seorang yeoja cantik di belakang kami, penyakitnya kambuh. Yah, penyakit NARSIS.

“aneyong… mencari siapa? Kau mencariku?” aku dan sungmin hyung menepuk jidat masing-masing.

“hyung. Perkenalkan Park Soohwa. Adik Park Minji sunbaenim.” Aku mengenalkan soohwa. Eeteuk hyung menampilkan ekspresi terkejut, lalu berubah menjadi ekspresi bersahabat.

“ah, Eeteuk imnida. Aku leader dari super junior. Kyuhyun sedikit banyak(?) bercerita tentangmu. Senang berkenalan denganmu.” Eeteuk hyung mengulurkan tangannya dan disambut oleh soohwa.

“soohwa imnida. Aku juga senang berkenalan dengan oppa.” Soohwa tersenyum. Aih, manisnya. Dan, seperti yang aku takutkan. 7 member super junior merangsek(?) maju. Mengajak soohwa berkenalan.

“Lee donghae imnida”

“kim heechul imnida”

“eunhyuk imnida”

“yesung imnida”

“kim ryeowook imnida”

“Choi siwon imnida”

“shindong imnida”

Mereka semua berkenalan sengan soohwa. Dan eng ing eng… member SNSD yang berada tidak jauh dari kami, dan sedang mengerumuni seohyun bubar dan berkenalan dengan soohwa. Stelah berkenalan, eeteuk hyung dan shindong hyung ngobrol dengan soohwa. Aku tak akan cemburu dengan mereka. Toh, mereka sudah memeiliki pacar.

“oppa. Aku kangen sekali denganmu” aish, suara itu. Tangannya menelusup da memelukku dari belakang. Aih, aku risih. Aku melihat soohwa memprhatikan kami,

“oppa?” panggilnya lagi. Aku melepaskan tangannya dan membalikkan badanku. Dia langsung memelukku lagi. Aku melihat ada yang beda. Ya, kalung. Dia mengenakan kalung yang terbuat dari berlian. Aku menyentuh kalung itu, refleks.

“oppa suka? Aku sangat menyukainya. Ini diberikan oleh yonghwa oppa”ia memainkan kalungnya. Jinnja. Dia ini. Didepanku dia memamerkan kalung itu. Dasar.

“nde, aku suka. Cantik.” Pujiku. Lagi-lagi aku merasakan pandangan menusuk. Aku memutar kepalaku. Aku melihat semburat kesal di wajah soohwa. Tetapi semburat itu hilang saat ia menyadari aku memperhatikannya.

“oppa? Kau kok bisa dekat dengan saengnya minji oppa?” tanyanya manja.

“dia sahabatku dari kecil. Minji hyung juga teman sepermainan ahra noona.” Aku menjelaskan hal itu secara singkat. Seohyun, tanpa melepaskan tanganku, menatapku dengan pandangan yang aku artikan ‘kenapa-kau-tak-pernah-memberitahukanku-hal-ini’.

“tak perlukan? Apa hubungannnya denganmu?” aku balik bertanya. Seohyun hanya terdiam. Bagus , aku berhasil membungkamnya.

“kajja, setelah After School, lalu SNSD, barulah kita keluar” kata manager hyung yang muncul entah dari mana. SNSD pun bersiap. Kami juga. Apalagi aku dan sungmin hyung yang belum sempat ganti baju. Kami ganti baju sekejap. Kami menunggu SNSD selesai dibelakang panggung. Aku mencari soohwa. Kenapa yeoja itu tiba” menghilang?

Kami sukses membawakan lagu terbaru kami. Bonamana dan boom-boom. Kami kembali lagi ke ruang rias. Soohwa juga masuk. Dari mana dia?.

“kau darimana soohwa?”aku melontarkan pertanyaanku. Ia meringis. Lalu menunujukkan sebuah bungkusan ditangannya.

“tadi aku ke toilet. Lalu aku keluar gedung. Soalnya tadi pas kita masuk gedung, aku melihat ada stand makanan. Aku tahu oppa pasti belum kenyang makan fast food tadi.” Jawabnya sambil menyodorkan bungkusan itu pada kami. Didalamnya ada 10 bungkus sagyemtang. Baunya harum.

“apa itu kyu?” eeteuk hyung bertanya padaku,“wah sagyemtang. Sepertinya enak.” Eeteuk hyung tersenyum pada soohwa. Soohwa membalas senyumannya.

“itu untuk oppaduel”ujarnya. Eetuek hyung mengucapkan terimakasih dan membagikan sagyemtang itu pada kami. Shindong hyung langsung memakan sagyemtang itu dengan lahap. 10 bungkus. Berarti hanya untuk kami.

“kau tidak makan? Atau tadi kau makan dulu disana?” aku bertanya kepadanya sambil menyuap satu sendok kemulutku. Ia hanya tersenyum. Dan memberi isyarat kalau dia sudah kenyang. Matanya merah. Apa ia menangis? Ini salah satu ciri-ciri seandainya ia menangis. Siapa atau apa yang telah membuatnya menangis?

“kau tidak makan?”tanya eunhae berbarengan. Soohwa lagi-lagi tersenyum.

“aku sudah makan. Dan aku masih kenyang oppa.” Jawabnya. Siwon hyung mendekatiku.

“hei, kyu. apa ia baru saja menangis? Matanya terlihat merah dan sedikit sembab.” Tuh kan, dia menangis. Siwon hyung saja sudah bilang itu. Tapi tidak etis menanyainya disini.

“aku tak tahu hyung. Mungkin saja saat di luar, matanya kemasukan debu.” Aku beralasan agar siwon hyung tidak nekat menanyai soohwa.

“hm.. benar juga. Ya sudah.” Aku hanya memandangi Soohwa sampai …

“oppa, kau lagi makan apa? Sagyemtang! Suapin aku dong!” seohyun tiba-tiba datang dan memintaku menyuapinya. Sayang sekali, padahal sangat enak. Aku dengan enggan tapi mau(?) menyuapinya. Dia mengunyahnya dengan anggun.

“kyuhyun, cepat selsaikan makanmu! Kita harus berangkat ke Sukira.” Eetuek hyung sudah menyelesaikan makanannya. Disusul oleh yesung dan juga Shindong hyung. Aku menyuap satu sendok lagi ke mulutku. Aku melirik yeoja di sebelahku. Mukanya seakan ia ingin disuap lagi.

“makan sendiri saja ya! Aku harus pergi.”aku menyuapkannya sesendok dan meninggalkan sendoknya didalam mulutnya. Aku segera mengambil tas dan barang-barangku yang lain.

“jakkaaman , hyung!” aku berseru sambil berlari ke luar. Di luar, para E.L.F sudah menungggu. Soohwa, pura-pura tidak tahu dan langsung masuk mobil. Mobil itupun memutar dan berhenti didepan pintu. Kami segera meloncat sambil tersenyum pada fans kami.

Didalma mobil, lebih dominan yesung hyung dan eetuek hyung yang berbicara. Aku masih memikirkan penyebab mata sembab soohwa. Bagaimana cara mengatakannya?

“oppa, kau sakit?” soohwa meletakkan tangannya di dahiku. Lalu menerka apakah panasnya normal atau tidak. “kau tidak sakit. Kau kenapa? Lapar? Ingin dibelikan sesuatu?” tanyanya penuh perhatian.

Aku menepis tangannya dengan lembut. Dan aku memberikannya senyumanku.

“ani, saeng. Naneun gwaechanayo.” Dia bersemu. Aku hanya membeirkannya senyumanku. Eetuek hyung dan juga yesung hyung tertawa. “kau masih kuliah?”eetuek hyung bertanya kepasa soohwa

“aku sudah tamat oppa” soohwa menjawab dengan sopan.

“bukankah kau satu tahun dibawah kyuhyun?” eetuek hyung terlihat berpikir dan mengihtung. “ya, kau pintar sekali. Kok bisa tamat?”

“aku kebetulan dapat program akselerasi. Dan itu semua membuat ku dapat lulus lebih cepat 2 tahun dibandingkan teman-temanku yang lain.” Disambut oleh ooo oleh eetuek hyung.

“setelah ini kau ingin kemana kyu?” tanya yesung hyung

“aku? Entahlah. Sepertinya langsung pulang.”

“dan kau soohwa?”

“sama, juga pulang. Tapi siapa yang akan mengantarku?” soohwa bertanya dengan muka kebingungan.

“aku dan eetuek hyung tidak mungkin. Kami masih ada jadwal yang lain. Bagaimana kalau kyu? kau bisa menggunakan mobil ini. Nanti aku dan eetuek hyung menggunakan mobil manager hyung. Bagaimana?”yesung hyung memberikan ide dan menatapku meminta persetujuan. Aku berpikir. Aha, baiklah.

“araso hyung. Aku mau.”aku meberikan yesung hyung evil smirk ku.

“nde. Kita sudah sampai.” Kami pun turun dan langusng bersiap untuk siaran. Soohwa menunggu diluar seakan-akan ia adalah fans kami. Yang berbeda, fans kami sangat histeris melihat kami, dia kalem , adem ayem aja.

“aneyong. Tetap setia menunggu kami ya!” eetuek hyung memberi salam pada para fansnya. Kau dan yesung hyung melambaikan tangan.

1 jam kemudian

Kami keluar, dan para fans kami langsung kembali histeris. Aku melihat soohwa menunggu didekat mobil. Aku memberikannya isyarat untuk masuk duluan sebelum para fans ku menyadari itu. Ia masuk dan menutup pintunya. Aku juga bergegas ke mobil. Aku dan eetuek dan yesung hyung pun berpisah dan memberikan masing-msing salam. “hati-hati.” Gumam eetuek hyung. Aku hanya tersenyum.

Kami segera meluncur ke jalanan. Aku menghidupkan radio, dna keberuntungan. Laguku, “7 years of love” diputar. Aku menyanyikannya. Dia tersenyum sambil sesekali bersenandung mengikuti irama. Aku tahu, ia juga memiliki suara yang indah. Seprti minji hyung.

Kami sampai. Aku menghentikan mobilku di depan pintunya.

“kamsahamnida oppa. Terimakasih atas hari ini.” Ia kembai tersenyum. Apakah perasaanku kembali bersemi? aku nyaman jika ia terseyum.

“tunggu dulu soohwa.” Aku mencekal tangannya saat ia membuka pintu. Ia kembali menutup pintu itu.

“waeyo, oppa?” dia bertanya padaku sambil berusaha melepaskan cekalan tanganku.

“kau… apakah kau tadi menangis?” aku menatap matanay dalam. Ia memnggigit bibirnya. Aigo, aku tahu apa yang akan ia jawab.

“tidak, tentu saja tidak. Kenapa oppa bertanya seperti itu padaku?”bingo. seperti yang aku tebak. Kenapa ia tak mau jujur padaku. Aku ingin menanyakannya lebih jauh, tapi melihat mukanya yang kecapekan, kau membatalkan niatku.

“ani. Tadi stelah kau membelikan kami sagyemtang, matamu bengkak.” Aku mengusap puncak kepalanya. Ia tersenyum lirih.

TBC

apa yang akan terjadi? bagaimna perasaan kyu yg sebenarnya?

Advertisements
Categories: Uncategorized | 6 Comments

Post navigation

6 thoughts on “Pigeon necklace part 3 -kyuhyun side-

  1. Aaah, penasaran >o<

    TBC jangan lama-lama ya, penasaran banget.
    Lagi seru eh, malah TBC (_ _')

    Nice post *ngacung 8 jempol* XD

    • secepatnya ^o^
      gk ada waktu buat nyelesain FFnya ><

      kamsahamnida ^o^
      kok 8, hayo, maling jempol siapa?? XD

  2. Pingback: pigeon necklace part 4 -kyuhyun side- « silvia's blog

  3. Nha … skrg waktu’a buat readers pndah …
    Trilinkk ….. Terbang k Part 4
    Hehehe ….. xDD

  4. hmmm… oke…
    ngg beda jauh dr yg sblumnya.. msh banyak typos disini.. hhehe
    tp koq itu si seo ya.. bner deh bkin aq bete.. huh!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: